Pengikut

Rabu, 08 November 2017

One Day Escape to Yokohama

Alohaaaa Yokohama

Apabila anda mengunjungi kota Tokyo jangan lupa untuk memasukkan Yokohama ke dalam itinerary perjalanan anda. Jadikan Yokohama sebagai one day getaway anda sangatlah wajib dilakukan. Dengan menggunakan kereta langsung dari Tokyo, menggunakan Passmo atau Suica Card anda akan mencapai Yokohama sekitar 30-40 menit. Stasiun MInato Mirai merupakan pusat dari lokasi wisata di Yokohama. Apabila anda menggunakan kereta dengan line Tokyu Toyoko maka anda akan langsung terhubung dengan stasiun dalam kota Yokohama, dan bisa langsung menuju stasiun Minato Mirai. Banyak tujuan wisata yang anda temui di Minato Mirai ini. Karena MInato Mirai adalah central hub dari Yokohama, mulai dari Queens Tower building dan iconnya, Hard Rock cafe Yokohama, Landmark Tower,  Yokohama Dockyard Garden, Nipponmaru and Port Museum, Marine Walk, Red Brick Warehouse, Cosmo World, Yamashita Park dan Osanbashi Pier. 

Icon dari Queen's Square

Cosmo World

Landmark Tower
Kami tiba di Yokohama saat sore hari,saat hujan baru saja reda. Cuaca saat itu berangin dan sejuk. Keluar dari stasiun Minato Mirai kami langsung disuguhkan pemandangan Queen's Square icon dan Landmark Tower. Terdapat Yokohama Hard Rock Cafe di depan Landmark Tower. Kemudian sepanjang jalan mata kami dimanjakan dengan pemandangan laut yang indah, bangunan-bangunan yang cantik dan terlihat Cosmo World yang warna warni di kejauhan. Cosmo World merupakan Theme Park ditengah kota Yokohama, semakin malam semakin ramai dengan warna warni lampu yang bersinar dari area Cosmo World ini. Bagi pecinta rollercoaster harus mencoba arena Rollercoaster Underwater disini.

Karena mata yang dimanjakan selama perjalanan sore ini, tidak terasa Red Brick Warehouse sudah ada di depan mata. Bangunannya sangat unik, terbuat dari batu bata merah memenuhi seluruh bangunan. Bagi yang suka fotografi lokasi Red Brick Warehouse ini sangat instagramable. Pada musim dingin di area Red Brick Warehouse dibuat arena untuk Ice Skating. Red Brick Warehouse merupakan bangunan lama yang bersejarah dalam perkembangan kota Yokohama. Dulunya merupakan gudang umum untuk penyimpanan barang perdagangan dan juga pernah menjadi tempat penyimpanan peralatan militer saat perang berlangsung. Saat ini Red Brick Warehouse difungsikan sebagai Shopping area yang berisi toko-toko kecil, cafe, restaurant, dan tempat berbagai event dan festival dilangsungkan seperti festival minum bir di musim gugur, ataupun konser festival di musim panas. 

Perjalanan cantik menuju Red Brick Warehouse



Red Brick Warehouse

Tidak jauh dari Red Brick Warehouse selanjutnya kami menuju Osanbashi Pier. Dermaga ini berbentuk unik seperti ikan paus. Bagian dek pemberangkatannya disebut dengan Kujira-No-Senaka yang artinya adalah punggung ikan paus, dan lobi imigrasinya disebut dengan Kujira-No-Onaka yang artinya perut ikan paus. Banyak pengunjung yang datang ke Osanbashi Pier baik turis maupun warga lokal untuk jogging, piknik, baca buku, duduk-duduk santai, dan yang pasti banyak para pencinta fotografi memburu spot cantik di Osanbashi Pier ini. Tidak heran banyak fotografer profesional menyiapkan peralatan mereka di sepanjang dek untuk menyambut datangnya sunset. Karena saat matahari tenggelam di Osanbashi Pier ini pemandangannya cantik sekali. Apalagi saat itu cuaca sehabis hujan dan pelangipun ikut muncul menemani indahnya sore ini. Saat matahari sudah terbenam indahnya para pencakar langit , kerlap kerlip lampu dari Cosmo World, dan juga cahaya dari Red Brick Warehouse semakin mempercantik indahnya kota Yokohama ini. 



Setelah matahari tenggelam.


May every Sunrise hold more Promise.
and every Sunset hold more Peace. 

Sunsets and Sunrise
are proof that no matter what happens,
everyday can begin and end beautifully.


See you again on my next post travel lovers. 
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar

New Post

Menjelajah Jepang di Zaman Edo

Pertanda dimulainya zaman modern di Jepang adalah ketika Zaman Edo / Periode Edo. Zaman Edo Disebut juga dengan Zaman Tokugawa. Karena p...